Dalamproses belajar mengajar pendidik memilki peran menentukan kualitas mengajaran yang dilaksanakannya. Yakni memberikan pengetahuan (kongnitif), sikap dan nilai (affektif), dan keterampilan (psikomotorik). Dengan kata lain, tugas dan peran guru yang utama terletak dibidang pengajaran. Pengajaran merupakan alat untuk mencapai tujuan pendidikan. Pendidikan adalah suatu proses mengubah kondisi peserta didik agar memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia dan berbagai kemampuan untuk mempersiapkan masa depan yang baik. Alasan Singapura Menjadi Negara Dengan Sistem Pendidikan Terbaik – Pendidikan selalu menjadi faktor kunci dalam pertumbuhan dan perkembangan Singapura setelah kemerdekaan pada tahun 1965. Dengan berfokus pada pendidikan, Singapura saat ini merupakan salah satu negara terdidik terbaik di Asia Tenggara. Sistem pendidikan Singapura bertujuan untuk membekali siswa dengan pengetahuan dasar dan agama – siswa Keuntungan kuliah di Singapura Untuk mengakomodasi keragaman karakteristik perbedaan ras dan budaya Singapura serta keragaman bahasa, setiap siswa belajar bahasa Inggris sebagai bahasa kehidupan sehari-hari. Siswa juga mempelajari bahasa ibu mereka Cina, Malaysia, dan Tamil/Thailand untuk membantu mereka melestarikan identitas, budaya, warisan, dan nilai nasional mereka. Baca Juga Fasilitas Kuliah di Wittenborg University of Applied Sciences Kemajuan Pendidikan Di Singapura Kemajuan pendidikan di Singapura terbantu oleh banyak faktor. Salah satunya adalah adanya fasilitas yang memadai. Misalnya, setiap sekolah di Singapura memiliki akses internet gratis. Setiap sekolah juga memiliki situs web sekolah, yang berguna untuk menghubungkan siswa, guru, dan orang tua. Selain itu, terdapat Liquid Crystal Display LCD di setiap kelas untuk proses pembelajaran. Fasilitas lainnya adalah tersedianya sistem transportasi yang mengakses seluruh sekolah di Singapura, sehingga memudahkan siswa untuk menuju sekolahnya. Biaya Pendidikan di Singapura Faktor biaya juga memiliki dampak yang kuat pada kualitas pelatihan. Karena jika biaya sekolah murah, semua orang di tanah air bisa dengan mudah mengenyam pendidikan. Di Singapura, biaya pendidikan menyesuaikan dengan kemampuan masyarakat, terdapat beasiswa bagi yang kurang mampu. Faktor lain yang menjadikan Singapura sebagai negara dengan sistem pendidikan terbaik di Asia Tenggara adalah faktor pendidik. Kualitas Pengajar Pendidikan di Singapura Proses seleksi profesi guru sangat ketat dan calon guru yang disetujui disesuaikan dengan jumlah guru yang dibutuhkan, sehingga semua calon guru pasti akan mendapatkan jabatan. Setelah audisi, calon guru di latih sebelum bekerja, sehingga para guru sudah mendapatkan pembekalan terlebih dahulu. Selain itu, gaji yang guru terima di Singapura juga tinggi. Ini menjamin kesejahteraan para guru. Pendidikan adalah suatu proses mengubah kondisi peserta didik agar memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia dan berbagai kemampuan untuk mempersiapkan masa depan yang baik. Pendidikan formal di Singapura dari tingkat taman kanak-kanak sampai tingkat universitas. Faktor Pendidikan di Singapura Menjadi yang Terbaik Banyak faktor yang membuat Singapura mendapatkan predikat sebagai negara dengan sistem pendidikan terbaik di Asia Tenggara, yaitu faktor ketersediaan fasilitas, faktor biaya sekolah yang terjangkau, dan faktor tenaga pendidik. Pendidikan di Singapura berkembang pesat. Kurikulum yang diterapkan meliputi matematika, bahasa Inggris, berbagai pengetahuan ekonomi, teknologi informasi dan pendidikan sosial budaya, manusia dan moral. Pendidikan moral merupakan fokus penting untuk membentuk masyarakat Singapura yang berbudaya tinggi dalam hal etika, disiplin dan perilaku sosial sehari-hari. Pendidikan juga harus mengembangkan kreativitas peserta didik khususnya di bidang teknologi informasi. Visi pendidikan yang dianut adalah “World First Economy, World Class Home” dengan menekankan pentingnya sistem pendidikan yang berkualitas. Kemajuan yang dicapai Singapura merupakan proses berkelanjutan yang erat kaitannya dengan sistem pendidikan yang diterapkan di Singapura. Materi pembelajaran berorientasi ilmiah dan teknis untuk melatih para profesional siap pakai di negara industri Singapura. Sepenuhnya sesuai dengan gaya hidup Singapura. Tujuan Pendidikan Singapura 1. Dalam rangka mendidik peserta didik yang cerdas dan terampil sebagai tenaga kerja di sektor industri, diperlukan pengembangan pengetahuan dan keterampilan untuk menciptakan kemajuan di bidang ekonomi dan mempersiapkan transformasi masyarakat 2. Menekankan bidang teknik dan pendidikan yang berorientasi pada karir untuk kemajuan ekonomi dan mengisi berbagai kesempatan kerja. Pelajar dan mahasiswa tidak hanya perlu belajar sains, tetapi juga perlu belajar bagaimana menciptakan sains baru. Untuk tujuan ini, pemerintah telah membentuk tim yang kuat di dalam Kementerian Pendidikan Singapura dengan menunjuk menteri-menteri muda yang berkualitas. Upaya peningkatan pendidikan dilakukan melalui kajian kurikulum dan sistem, rekrutmen mahasiswa khususnya di tingkat universitas, pengembangan teknologi informasi, dan pengembangan holistik. Singapura bercita-cita menjadi “pusat pendidikan”. Perguruan tinggi ternama dunia diharapkan dapat bekerjasama dalam membuka kampus cabang di Singapura. Contohnya adalah yang dilakukan oleh Management Development Institute of Singapore MDIS. Sebagai universitas swasta tertua di Singapura, bekerjasama dengan beberapa universitas terkemuka seperti University of Bradford, University of Wales, Oklahoma City University dan lain-lain. Pelajar asing yang melanjutkan pendidikan di Singapura diberikan kemudahan dalam proses keimigrasian, termasuk pengurusan visa. Visi Pendidikan Singapura Visi dalam pendidikan tidak hanya sebagai sarana pengembangan sumber daya manusia, tetapi juga sumber pendanaan pemerintah. Kementerian Pendidikan Singapura juga menjalin kerja sama dengan negara lain, termasuk Indonesia, dalam bidang pendidikan. Seperti di Malaysia, sistem sekolah Singapura terdiri dari enam tahun sekolah rendah, lima tahun sekolah menengah, dan sekolah menengah atas, tetapi tidak menerapkan sistem sekolah asli. Bahasa Inggris adalah bahasa pengantar semua sekolah di Singapura. Siswa menghadiri sekolah rendah selama enam tahun dari usia tujuh dan lulus dengan Ujian Sekolah Dasar PSLE. Siklus bawah mengajarkan empat mata pelajaran inti, yaitu bahasa Inggris, matematika, sains, dan bahasa ibu Mandarin, Melayu, dan Tamil. Semua mata pelajaran diajarkan dan diuji dalam bahasa Inggris, kecuali Bahasa Ibu, yang diajarkan dan diuji dalam bahasa masing-masing. Meskipun “bahasa ibu” umumnya mengacu pada bahasa pertama, dalam sistem pendidikan mengacu pada bahasa kedua atau tambahan, karena bahasa Inggris adalah bahasa pertama. Sekolah awam tidak memungut biaya kuliah, tetapi biaya tambahan yang kecil mungkin ada biayanya untuk kenyamanan menghadiri sekolah. Sistem pendidikan Singapura adalah yang terbaik di Asia Tenggara, sehingga kualitas pendidikannya sangat baik dan banyak pelajar asing, termasuk orang Indonesia, berbondong-bondong bersekolah dan belajar di Singapura. Tingginya minat mahasiswa Indonesia karena kualitas pendidikan tinggi di Singapura yang baik. Peringkat universitas negeri Singapura lebih tinggi dari UI, ITB dan UGM dalam daftar peringkat universitas dunia. Oleh karena itu, tidak heran jika mahasiswa Indonesia, baik sarjana, pascasarjana maupun doktor, berbondong-bondong ke Singapura untuk studi sarjana. Keuntungan Kuliah di Singapura A. Singapura adalah budaya, latar belakang dan lingkungan etnis yang beragam. B. Singapura menawarkan pendidikan berkualitas dengan harga terjangkau. C. Singapura menawarkan dana bantuan pinjaman mahasiswa untuk mahasiswa domestik dan internasional. D. Singapura menawarkan berbagai program studi mulai dari studi akademis hingga olahraga hingga seni dan desain hingga program khusus seperti pariwisata dan perhotelan. E. Singapura menawarkan kursus bilingual di mana bahasa wajib adalah bahasa Inggris dan bahasa kedua adalah Melayu, Mandarin atau Tamil. F. Singapura terletak strategis di jantung Asia dan karena itu dekat dengan negara asal. G. Singapura menawarkan lingkungan yang aman dan nyaman untuk tinggal dan belajar. Kesimpulan

Bidangpendidikan sangat berkaitan dengan Revolusi Industri 4.0 yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pola belajar dan pola berpikir serta mengembangkan inovasi kreatif dan inovatif dari peserta didik, guna mencetak generasi penerus bangsa yang unggul dan mampu bersaing. Pendidikan Era Revolusi Industri 4.0. Ahli teori pendidikan sering

HASIL DAN PEMBAHASAN Untuk menjawab pertanyaan permasalahan, maka tulisan ini akan membahas tentang 1. Sistem pendidikan di Singapura, 2. Kurikulum dan pendidikan sejarah pada tingkat sekolah menengah di Singapura, dan 3. Refleksi bagi pengembangan kurikulum di Indonesia. Sistem Pendidikan di Singapura Pada bagian ini ada 3 komponen yang dideskripsikan, yakni a kebijakan, orientasi dan tujuan pendidikan; dan b lembaga dan jenjang pendidikan Ujang Sudrajad, 2014. A. Kebijakan, Orientasi, dan Tujuan Pendidikan Kebijakan pendidikan negara Singapura, terutama untuk tingkat pra sekolah sampai sekolah menengah adalah berupaya membantu anak atau peserta didik pengembangan bakat dan minatnya yang bersifat individual dan unik. Dipahami oleh pemerintah negara Singapura, bahwa anak atau peserta didik memiliki potensinya sendiri-sendiri yang spesifik atau khas. Oleh karena itu, pendidikan di negara Singapura diselenggarakan dalam rangka mem-persiapkan peserta didik menjadi generasi yang memiliki kemampuan untuk bertahan hidup dalam lingkungan yang penuh dengan persaingan demi masa depan yang lebih baik. Dengan kebijakan tersebut, Singapura memiliki orientasi pendidikan sebagai pusat pendidikan keunggulan dan pendidikan internasional. Sedang-kan tujuan pendidikannya mencetak peserta didik yang memiliki kemampuan inovatif dengan bertumpu pada semangat kewiraswastaandan penguasaan bahasa Inggris sebagain bahasa internasional dan salah satu bahasa lokal, yakni bahasa Melayu, Mandarin, dan bahasa Tamil sesuai dengan latarbelakang etnis peserta didik. Penguasaan bahasa lokal dimaksudkan agar peserta didik mengenal jati dirinya dan sebagai upaya melestarikan “budaya ibu”-nya. Secara khusus, ada 4 empat tujuan khusus penyelenggaraan pendidikan Singapura, yakni 1. Menumbuhkan sikap percaya diri, yaitu tahu benar-salah, adaptif, tangguh, cerdas dalam menilai, berpikir mandiri dan kritis, dan berkomunikasi secara efektif; 2. Pembelajar mandiri, yaitu tanggung jawab, mempertanyakan, tekun dan motivasi berprestasi; 3. Kontributor aktif, yaitu mampu bekerjasama secara efektif, berinisiatif, memutuskan dengan cermat, inovatif, dan unggul; 4. Pembelajar yang sadar lingkungan, yaitu memiliki kesadaran yang kuat dan berperan aktif dalam menjaga lingkungan yang bersih, indah, dan asri. B. Lembaga dan Jenjang Pendidikan di Singapura Dalam sistem pendidikan di Singapura dikembangkan 4 empat lembaga pendidikan utama, yaitu 1. Sekolah negeri, untuk tingkat sekolah dasar dan menengah, 2. Sekolah swasta untuk pendidikan tingkat dasar dan menengah, 3. Sekolah asing/internasional dengan system luarnegeri. 4. Universitas Lokal, Pendidikan Politeknik dan Lembaga Teknik 1. Sekolah Negeri Sekolah negeri tingkat dasar dan menengah di Singapura adalah sekolah yang penyelengaraan pendidikannya didanai langsung oleh pemerintah dan independen mitra industri. 2. Sekolah Swasta Di Singapura juga berkembang sekolah-sekolah swasta yang turut menawarkan berbagai jenis program, menambah lengkapnya keanekaragaman dunia pendidikan di negeri ini. Terdapat sekitar 300 sekolah swasta di Singapura, dengan penjurusan seperti komersial, TI, seni rupa dan bahasa. Private Education Institutions PEI/Lembaga Pendidikan Swasta ini menawarkan berbagai program studi yang banyak dicari oleh siswa lokal maupun internasional. PEI menawarkan berbagai program studi di tingkat sertifikat, diploma, sarjana bachelor maupun pascasarjana postgraduate. Melalui kemitraan dengan berbagai universitas internasional yang populer dari AS, Inggris, Australia dll, PEI menawarkan kesempatan bagi siswa untuk mendapatkan sertifikasi internasional dalam lingkungan yang aman dan terjangkau. 3. Sekolah sistem luar negeri/Internasional Singapura memiliki sejumlah sekolah sistem luar negeri/internasional yang terdaftar pada Ministry of Education MOE, kementrian pendidikan Singapura. MOE inilah yang memberi ijin masuk untuk para siswa asing dan penduduk setempat. Sekolah sistem luar negeri/ Internasional ini menawarkan kesempatan kepada siswa untuk mengikuti pendidikan yang identik aturan dan kurikulumnya dengan negara asal. Kriteria tiap sekolah sistem luar negeri/internasional ini berbeda. Beberapa diantaranya menentukan persyaratan minimum calon siswa pada saat melakukan pendaftaran, seperti kemampuan bahasa atau kewarganegaraan. 4. Universitas Lokal, Pendidikan Politeknik dan Lembaga Teknik Selain universitas lokal, banyak juga universitas-universitas asing terkemuka yang telah hadir di Singapura. Universitas-universitas ini ada yang mendirikan kampusnya sendiri institusi untuk pendidikan lanjutan atau mempunyai program gabungan/kolaborasi dengan universitas lokal kerja sama lokal. Universitas-universitas lokal mempunyai program kerja sama dengan lebih dari 16 institusi lainnya di seluruh dunia. Terdapat juga institusi-institusi khusus asing di Singapura, yang telah mendirikan kampusnya di sini atau bekerja sama dengan politeknik-politeknik lokal. Sementara jenjang pendidikan di Singapura di mulai dari Pendidikan Pra Sekolah, Sekolah Dasar, Sekolah Lanjutan, Akademi/Pra Universitas, dan terkhir jenjang Universitas. 1. Pendidikan Pra Sekolah Pendidikan Pra Sekolah diselenggarakan pada Taman Kanak-Kanak dan Pusat Perawatan Anak selama tiga tahun untuk anak usia 3 hingga 6 tahun. Taman kanak-kanak di Singapura dilaksanakan oleh yayasan masyarakat, perkumpulan keagamaan, organisasi sosial dan bisnis. Taman Kanak-Kanak terdaftar pada Kementerian Pendidikan, sedangkan Pusat Perawatan Anak mendapat ijin dari Kementerian Pengembangan Masyarakat dan Olah Raga. Umumnya Taman Kanak-Kanak di Singapura menyelenggarakan dua sesi pelatihan dalam sehari. Tiap sesi pelatihan biasanya selama 2,5 sampai 4 jam/ 5-hari setiap minggunya. 2. Sekolah Dasar Pendidikan Sekolah Dasar di Singapura selama 6 tahun, terdiri dari 4 tahun tahap dasar pertama yaitu Sekolah Dasar kelas 1 sampai 4 dan tahap orientasi tahun ke dua yaitu Sekolah Dasar kelas 5 sampai 6. Kurikulum inti Sekolah Dasar terdiri dari pengajaran Bahasa Inggris, Bahasa daerah dan matematika, dengan mata pelajaran tambahan seperti musik, kesenian dan kerajinan tangan, pendidikan fisik dan pembelajaran sosial. Ilmu pengetahuan sudah diajarkan sejak kelas 3 Sekolah Dasar. Untuk memaksimalkan potensinya, siswa diarahkan menurut kemampuan belajar mereka sebelum menguasai tahap orientasi. Pada akhir kelas 6 SD, siswa mengikuti Ujian Kelulusan Sekolah Dasar Primary School Leaving Examination. Kurikulum Sekolah Dasar di Singapura telah digunakan sebagai model internasional, khususnya metode pengajaran matematika. Siswa asing dari negara manapun diterima di Sekolah Dasar menurut ketersediaan lowongan tempat. 3. Sekolah Lanjutan Sekolah Lanjutan di Singapura terdiri dari sekolah dengan dana pemerintah, bantuan pemerintah atau biaya sendiri. Para siswa melaksanakan pendidikan lanjutan selama 4 atau 5 tahun melalui program spesial, cepat ataupun normal. Program spesial dan cepat mempersiapkan siswa untuk mengikuti ujian GCE O’ Singapore-Cambridge General Certificate of Education Ordinary’ pada tingkat empat. Siswa pada program normal dapat memilih jurusan akademik atau teknik, yang keduanya mempersiapkan siswa untuk mengikuti ujian GCE N’ Singapore-Cambridge General Certificate of Education Normal’ pada tingkat empat dan jika hasilnya memuaskan, maka siswa akan mengikuti ujian GCE O’ pada tingkat lima. Kurikulum pendidikan lanjutan mencakup Bahasa Inggris, Bahasa daerah, Matematika, Ilmu Pengetahuan dan kemanusiaan. Pada tingkat lanjutan ke-3, siswa dapat memilih pilihan mereka sendiri tergantung apakah mereka di jurusan Seni, Ilmu Pengetahuan, Perniagaan atau teknik terapan. 4. Pra-Perguruan Tinggi Setelah menyelesaikan ujian tingkat GCE O’, para siswa diperbolehkan mendaftar untuk mengikuti Pra-Perguruan Tinggi melalui program akademi atau institut terpadu. Masa studi program akademi selama 2 tahun dan institut terpadu selama 3 tahun. Kurikulum terdiri dari dua mata kuliah wajib, yaitu General Paper dan Mother Tongue, dan maksimum empat subyek Singapore-Cambridge General Certificate of Education Advanced’ GCE A’ dari tingkat seni, ilmu pengetahuan dan pelajaran tentang perniagaan. Di akhir masa pelajaran pada pra universitas siswa mengikuti ujian tingkat GCE A’. 5. Perguruan Tinggi Jenjang perguruan Tinggi di Singapura terdiri dari 3 jenis, yakni politeknik, Institut Pendidikan Teknik ITE, dan universitas. Politeknik Politeknik didirikan di Singapura untuk menawarkan kepada para siswa tentang pelajaran melalui practice-oriented pada level diploma. Mereka menawarkan ruang lingkup yang luas dari rangkaian pelajaran seperti keahlian teknik, bisnis, komunikasi massa, desain dan info-komunikasi. Mata pelajaran spesialisasi seperti Optometri, Teknik Kelautan, Studi Kelautan, Perawat, Pendidikan Awal Pada Anak, dan Perfilman juga tersedia bagi mereka yang ingin berlatih di jalur karir tertentu. Lulusan-lulusan politeknik telah membuktikan diri dengan menjadi tenaga kerja yang populer ketika mereka bergabung dalam dunia kerja yang dilengkapi dengan keterampilan dan pengalaman yang terkait pada bidang ekonomi baru. Institut Pendidikan Teknik ITE ITE merupakan alternatif pilihan setelah melewati tingkat lanjutan bagi mereka yang memilih untuk mengembangkan keterampilan dan pengetahuan teknik dalam berbagai sektor industri. Disamping menyediakan program-program bimbingan dan pelatihan kelembagaan secara full-time untuk lulusan sekolah lanjutan, ITE juga menyediakan program-program pendidikan berkelanjutan bagi mereka yang bekerja. Universitas Terdapat tiga universitas lokal di Singapura, yakkni 1 National University of Singapore NUS; 2 Nanyang Technological University NTU; dan 3 Singapore Management University SMU. Universitas lokal tersebut mencetak lulusan yang hebat dengan gelar kesarjanaan yang dikenal secara internasional. Kesempatan untuk melakukan penelitian ilmiah dan beasiswa juga tersedia untuk para siswa lanjutan tingkat akhir. Kurikulum dan Pendidikan Sejarah di Singapura Kurikulum Tingkat Sekolah Menengah Dua komponen kurikulum tingkat sekolah menengah di Singapura yang dipaparkan pada bagian ini adalah kelompok mata pelajaran dan sistem penilaian hasil belajar . Pada tingkat sekolah menengah di Singapura, mata pelajaran dihimpun menjadi 6 kelompok, yakni 1. Kelompok Mata Pelajaran Bahasa • Bahasa Ibu, Bahasa Ibu Lanjutan, Komuniikasi Bahasa Ibu • Bahasa Ketiga pilihan – Bahasa Melayu, Bahasa Mandarin 2. Kelompok Mata Pelajaran Ilmu Budaya dan Kesenian • Pelajaran di tingkat menengah awal Geografi, Sejarah, Sastra Inggris, Seni Rupa, Seni Musik; • Pelajaran di tingkat akhir menengah Ilmu Budaya Terpadu; • Pelajaran pilihan fakultatif di tingkat menengah akhir Geografi, Sejarah, Sastra Inggris, Sastra Tiongkok, Seni Musik, Seni Drama, Ekonomi, Ilmu Bisnis, Pengantar Ilmu Pengembangan Perusahaan, Ilmu Media Bahasa Inggris, Ilmu Media Bahasa Tiongkok, Elemen-elemen dari Kemampuan Berbisnis. 3. Kelompok Mata Pelajaran Matematika dan Sains • Pelajaran di tingkat menengah awal Matematika, Sains, Teknologi dan Desain, Pendidikan Konsumen dan Pangan; • Pelajaan di tingkat menengah akhir Matema-tika, Subjek Sains; • Pelajaran pilihan fakultatif di tingkat menengah akhir Matematika Tambahan, Ilmu Sains Ter-padu, Teknologi dan Desain, Makanan dan Nutrisi, Prinsip-Prinsip Akuntansi, Praktik Komputer, Pendidikan Fisik, Prinsip-Prinsip Elektro. 4. Kelompok Mata Pelajaran Pengetahuan dan Kemampuan a. Praktik Kerja 5. Kelompok Mata Pelajaran Keterampilan dalam Kehidupan a. Pendidikan Karakter dan Kewarganegaraan, Kegiatan Ekstrakurikuler, Pendidikan Nasional, Pendidikan Fisik, Nilai dalam Tindakan. 6. Kelompok Mata Pelajaran Bahasa a. Bahasa Inggris, Bahasa Ibu Dasar. Sistem Penilaian Hasil Belajar Sistem penilaian hasil belajar siswa di Singapore tidak berbeda dengan di Indonesia, yaitu mengadakan Ujian Nasional UN. Namun, UN di Singapore tidak pernah diberlakukan sebagai penentu kelulusan siswa. Hal ini dikarenakan sejak sistem pendidikan Singapore dibangun sudah berpandangan, bahwa setiap orang atau warganegara punya kesempatan yang sama untuk melanjutkan pendidikan. Jadi untuk siswa yang sudah duduk di kelas 4 Express atau yang dikelas 5 normal Academic sudah harus mengikuti 0 level test untuk lulus dari sekolah menengah. Dalam 0 level test ada 7 tujuh pelajaran yang harus diikuti siswa, diantaranya 5 lima mata pelajaran pokok dan 2 dua mata pelajaran pilihan. 5 lima pelajaran pokok tersebut adalah English Mother, Tongue, matematika, IPA biologi, kimia, fisika, IPS Sejarah, sosiologi, geografi. Sedangkan 2 dua mata pelajaran pilihan, yakni food and nutrition dan design and technology. Semua mata pelajaran tersebut mempunyai standar nilai minimum. Bagi siswa yang tidak mencapai nilai standar tetap lulus, akan tetapi ijazah mereka akan ada nilai merah. Jika mereka tidak ingin ada nilai merah, boleh mengulang satu tahun di kelas yang sama. Setelah sekolah menengah secondary school, masih ada satu jenjang lagi sebelum ke universitas, yaitu Centralised Institute atauJunior Collegestertiary education, persiapanmenujutingkatuniversitas. Bagi siswa yang memiliki nilai tinggi hanya 2 tahun sedangkan yang rendah harus 3 tahun di Junior Colleges. Setelah itu mereka harus melewati ujian nasional yang lebih sulit untuk mesuk ke universitas. Kurikulum Pendidikan Sejarah di Tingkat Sekolah Menengah Pada bagian ini akan dipaparkan tentang materi dan tujuan pembelajaran, nilai-nilai pembelajaran sejarah, dan pendekatan pembelajaran sejarah Moe-P&DD, 2010. Materi dan Tujuan Pembelajaran 1. Mengetahui Sejarah Pembentukan Singapore • Kapan dan Bagaimana Negara Singapore di bentuk Kondisi Singapore pada saat baru di bentuk ? • Bagaimana pengetahuan tentang sejarah Singapore di bentuk Sudut pandangan para ahli sejarah dalam menceritakan sejarah Singapore secara utuh ? • Bagaimana Bukti sejarah yang ada dalam menceritakan hubunganSingapore dengan dunia pada periode abad ke-19 Hubungan awal singapore dengan negara-negara lain di dunia pada kurun waktu abad pertama hingga abad ke 19 ? 2. Mengetahui Singapore pada Periode 1819 • Bagaimana Kondisi kehidupan setiap orang di Singapore pada periode 1819 ? • Bagaimana Kondisi orang-orang yang datang ke Singapore pada abad ke 19 hingga awal abad ke 20 ? • Apa latar belakang orang-orang bermigrasi besar-besaran ke Singapore pada abad ke 19 ? • Bagaimana perbedaan antar kehidupan orang-orang di Singapura sebelum perang dunia kedua Pekerjaan, Kesejahteraan, Hiburan dan Rekreasi, dan Kumpulan atau Komunitas ? 3. Pencarian Jati Diri untuk Menatap Masa Depan Singapore • Apakah penduduk Jepang mengubah cara pandang dan pola pikir orang Singapore Cara pandang orang Singapore pasca pendudukan Jepang pada awal abad ke 20, Pengalaman selama masa pendudukan Jepang hingga masa pasca pendudukan inggris, dan akibat dari pendudukan jepang dan pengalihan kembali ke Inggris ? • Bagaimana aspirasi dan ide-ide masyarakat Singapore pasca tahun 1945 Paparan tetang politik untuk dan bagi bangsa Singapore pada masa pasca tahun 1945, dan pencarian kepercayaan dan jati diri bangsa Singapore ? 4.Dekade awal berdiri Negara Singapore 1965-1975 • Bagaimana kehidupan berubah di Singapore arti kemerdekaan bagi bangsa Singapore, dan memerdekakan diri dari Malaysia ? • Bagaimana perkembangan kehidupan rakyat Singapore pasca Kemerdekaan Kebanggaan menjadi masyarakat atau warga Negara Singapura, Perubahan ekonomi Singapura, dan perubahan standar kehidupan masyarakat Singapore dari bertempat tinggal di rumah took atau ruko hingga bertransformasi ke flat-flat mewah ? Nilai-nilai Pembelajaran Sejarah 1. Menyambungkan hal-hal yang terjadi di masa lampau dengan yang terjadi di masa sekarang untuk pembelajaran di masa depan, 2.Menambah ilmu pengetahuan dan nilai guna siswa menjadi manusia yang tahu dan seimbang dengan berbagai aspek ke ilmuan atau ilmu pengetahuan. Pendekatan Pembelajaran 1. Inquiri yaitu, menambah pengetahuan sejarah dari pertayaan yang brmutu, 2. Berurutan yaitu, belajar secara menyeluruh dengan menyeleksi sumer-sumber sejarah dan ilmu pengetahuan secara efektif. 3. Seimbang yaitu, menambah pengetahuan sejarah dari berbagai pandangan guna membangun sudut pandang siswa tentang sejarah. KESIMPULAN Dari paparan di atas tentang sistem pendidikan di Singapura, mulai dari kebijakan, orientasi dan tujuan pendidikan, serta lembaga dan jenjang pendidikan sampai pengembangan kurikulum dan pendidikan sejarah pada sekolah menengah relatif tidak terdapat perbedaan yang terlalu signifikan dengan Indonesia. Jika pun ada sebagai bahan refleksi bagi pengembangan sistem pendidikan di Indonesia adalah konsistensi dan konsekuen pemerintah Singapura MoE mengimplementasikan dengan sangat baik rancangan kurikulumnya. Konsistensi tersebut ditunjukkan, antara lain pada saat menentukan jenjang pendidikan lanjutan bagi siswa dilakukan dengan sistem seleksinya yang sangat ketat dan berkualitas agar benar-benar sesuai dengan bakat dan kemampuannya. Pengembangan kurikulum Singapura juga bersifat utuh dan seimbang antara dimensi hard skill dan soft skill. Sebagai ilustrasi, ibarat seorang petani dalam kurikulum Indonesia diberikan modal berupa ladang, alat pertanian dan benih. Lalu diberikan target-target tumbuhnya tanaman. Namun tentang cara menanam, diserahkan kepada petani. Sementara Kurikulum di Singapura, melenggkapi petani itu dengan panduan lengkap tentang cara terbaik untuk menanam. Sedangkan konsekuensinya ditunjukkan oleh kesungguhan pemerintah MoE melakukan revisi silabus pembelajaran setiap tahun sesuai dengan perkembangan kebutuhan pendidikannya. MOE juga senantiasa memastikan keseimbangan, ketelitian, relevansi dan respon kurikulum dalam memenuhi kebutuhan abad ke-21. Konsistensi dan konsekuensi itulah yang menjadi faktor pokok penjamin pendidikan Singapura mencapai keunggulannya. Kemudian, pengembangan kurikulum di Singapura sudah berlandaskan kepada 4 empat filosofis, yakni perenialisme, esensialisme, humanisme, dan rekonstruksionisme. Sementara Indonesia terbatas pada landasan filosofis perenilaisme dan esensialisme. Hal ini dapat ditunjukkan, antara lain dari pengembangan kurikulum pendidikan sejarah pada tingkat sekolah menengah yang dibahas dalam tulisan ini. Materi, tujuan, nilai, dan pendekatan pembelajaran sejarah dirancang sedemikian rupa sehingga berhasil mewujudkan peserta didik yang tidak hanya percaya dan mengenal jati dirinya, melainkan juga menjadi generasi yang sangat bangga terhadap bangsa dan negaranya. Bahkan, generasi yang memiliki kemampuan untuk bertahan hidup dalam lingkungan yang penuh dengan persaingan. Inilah peran pendidikan sejarah pada tingkat sekolah menengah di Singapura dalam rangka mencapai pendidikan keunggulan. Daftar Pustaka Anneahira. 2014. “Sejarah Singapura.” http// Di akses A n o n i m . h t t p / / i k a s p . w o r d p r e s s . com/2012/12/28/faktor-faktor-penyebab-rendah- nya-kualitas-pendidikan-di-indonesia/ Daiakses Arasumani, R dan Lloyd Yeo. 2010. “Crisis and Conflict An Enquiry Apparoach to Modern World History.” Buku Paket Siswa. Singapore Published by Marshall Cavendish Education. Baswedan, Anies. 2014. Surat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No. 179342/MPK/KR/2014 tentang Pelaksanaan Kurikulum 2013. Tanggal 5 Desember 2014. MoE-P&DD Ministry of Education-Curriculum Planning & Development Division. 2010. “Singapore From Settlement to Nation Pre-1819 to 1971”. Buku Paket Siswa. Singapore Published by EPB Pan Pasific. Endarto. 2014. “Profile Negara Singapura.” com. Diakses. Hasan, Hamid. 2012. Pendidikan Sejarah Indonesia Isu dalam Ide dan Pembelajaran. Bandung Rizqi Press. -. 2010. “Studi Perbandingan Kurikulum Apa, Untuk Apa, dan Bagaimana?”. Makalah. Disajikan pada seminar internasional di PPS UPI Bandung, tanggal 15 Juni 2010. IMF. 2013. “List of countries by GDP PPP percapita tahun 2013.” http//en. Wikipedia. org/wiki/. Diakses 2015. Mulyatiningsih, Endang. 2012. Metode Penelitian Terapan Bidang Pendidikan. Bandung Alfabeta. Nur, Agustiar Syah. 2001. Perbandingan Sistem Pendidikan 15 Negara. Bandung Lubuk Agung. Rohman, Arif. 2010. Pendidikan Komparatif. Yogyakarta LaksBang Mediatama. Rusman. 2012. Manajemen Kurikulum. Jakarta Rajawali Pers. Sudrajad, Ujang. 2014. “Singapura sebagai Negara dengan Sistem Pendidikan Terbaik Di Asia Tenggara.” http// konsultasipendidikanluarnegeri. webs. com/apps/blog/show/19637400. Diakses Sudjana, Nana. 1989. Pembinaan dan Pengembangan Kurikulum di Sekollah Kejuruan. Bandung PT Sinar Baru. Syukur, Abdul. 2013. “Pengajaran Sejarah Indonesia kurikulum 1964-2004 Sebuah Stabilitas Yang Dinamis ”, Disertasi, Program Studi Ilmu Sejarah, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia. Tim Pengembang Ilmu Pendidikan TPIP. 2007. Ilmu & Aplikasi Pendidikan. Bandung IMTIMA. Tirtarahardja, Umar dan S. L. La Sulo. 2004. Pengantar Pendidikan. Yogyakarta LaksBang Mediatama. Umasih. 2000. “Sejarah Pendidikan di Indonesia Sebuah Telaah Atas Perubahan Kurikulum Sejarah Indonesia Sekolah Menengah Atas SMA Tahun1975-1994.” Tesis. Program Pasca Sarjana Ilmu Pengetahuan Budaya, Fakultas Sastra, Universitas Indonesia. UNESCO. 2014. Laporan Monitoring Global Tahun 2011. http//ikasp. wordpress. com/ 2012/12/28/faktor- faktor-penyebab-rendahnya-kualitas-pendidikan-di-indonesia/ Daiakses Yulaelawati, Ella. 2004. Kurikulum dan Pembelajaran Filosofi, teori, dan Aplikasi. PENDAHULUAN Kesadaran manusia akan sejarah menjadi hal yang perlu dibangun demi menjaga eksistensi pribadi, masyarakat ataupun bangsa. Kesadaran tersebut dapat tumbuh dan berkembang melalui pendidikan. Pengalaman suatu bangsa akan terus menjadi nilai atau karakter suatu bangsa bila tujuan mempelajari sejarah bukan hanya dibangun untuk memperoleh nilai saja tetapi juga bertujuan untuk menguatkan karakter setiap pribadi peserta didik melalui karakter bangsa. Muhd. Yusuf Ibrahim, Jebat, 1994 Pendidikan pada suatu bangsa menjadi alat ukur apakah negara tersebut dianggap maju, berkembang atau terbelakang. Penentu keberhasilan suatu sistem pendidikan sangat tergantung bagaimana kurikulum yang disusun, bagaimana proses pelaksanaannya dan bagaimana hasil dari pendidikan tersebut. Kurikulum merupakan salah satu alat untuk mencapai tujuan pendidikan, dan Oleh Jumardi Pendidikan Sejarah PPS UNJ Abstract Learning of history very real associated with human life itself. Learning the history of studying the human role in the nation’s history and history itself . Learning curriculum history becomes important in studying the role of every human being . This should be reviewed when learning materials and learning outcomes are not proportional . The educational system of a country determines how a curriculum is applied to all subjects . Comparing a learning curriculum Indonesian history becomes necessary to obtain a picture of how the teaching of history in Indonesia and the Russian State history teaching curriculum . Models of teaching history in Indonesia using the spiral model repetition while Russia using linear models . Learners and citizens of Russia have the pride of the history of his country. Key words Learning of history , education system and curriculum teaching of history Abstrak Pembelajaran sejarah sangat nyata berhubungan dengan kehidupan manusia itu sendiri. Pembelajaran sejarah mempelajari peran manusia dalam sejarah bangsa dan sejarah dirinya. Kurikulum pembelajaran sejarah menjadi hal penting dalam mempelajari peran setiap manusia. Hal ini patut ditinjau manakala materi pembelajaran dan hasil pembelajaran tidak berbanding lurus. Sistem pendidikan suatu Negara menentukan bagaimana sebuah kurikulum diterapkan terhadap semua mata pelajaran. Membandingkan suatu kurikulum pembelajaran sejarah Indonesia menjadi hal perlu untuk memperoleh gambaran bagaimana pembelajaran sejarah di Indonesia dan Kurikulum pembelajaran sejarah Negara Rusia. Model pembelajaran sejarah di Indonesia menggunakan model spiral penggulangan sedangkan Rusia
Singapuraadalah salah satu negara yang memiliki kualitas pendidikan terbaik. Hal ini ditunjukkan dari hasil survei Programme for International Student Assessment (PISA). Kemampuan siswa usia 15 tahun di negara tersebut dalam membaca, matematika, dan sains berada di peringkat kedua dari 78 negara. Sementara Indonesia masih duduk di posisi terbawah.
Pendidikan merupakan salah satu pilar utama dalam memajukan kehidupan sebuah bangsa, sehingga banyak negara yang memacu kualitas pendidikan di negaranya agar bisa menghasilkan generasi bangsa yang lebih baik. Salah satunya Singapura, yang dikenal banyak menghasilkan anak-anak cerdas karena sistem pendidikannya yang patut diacungi jempol. Ya, selain maju dalam perekonomian, sistem pendidikan di Singapura tak dimungkiri juga telah menunjukan hasil yang positif, bahkan menjadi salah satu kiblat bagi para pelajar Internasional untuk menempuh pendidikan di luar negeri. Tak heran, jika sistem pendidikan di negeri ini menjadi panutan’ bagi negara Asia lainnya. Tak terkecuali Indonesia. Nah, memangnya sebagus apa sih sistem pendidikan di Singapura, berikut adalah beberapa fakta mengenai pendidikan di Singapura Kualitas Guru menjadi kunci utama Guru di Singapura memiliki kualitas yang sangat baik dan merupakan para lulusan terbaik. Bagi Singapura kualitas guru menjadi kunci utama dalam mencapai sistem pendidikan kelas dunia. Bahkan, untuk menambal kekurangan tenaga pengajar profesional, Singapura bahkan berani mengimpor guru untuk mendukung sistem pendidikan berkelas dunia. Memberikan Fasilitas lengkap dan Terbaik Fasilitas pendidikan yang disediakan di setiap sekolah di Singapura merupakan yang terbaik, mulai dari ruang kelas, perpustakaan, fasilitas olahraga, kantin hingga ruang interaksi disediakan dan tertata dengan apik. Baca juga Beda Pendidikan di Indonesia dan Luar negeri Pengawasan bakat terpadu Setiap murid sekolah di Singapura diawasi dan diarahkan sesuai dengan bakatnya masing-masing sejak menginjak pendidikan dasar hingga sekolah menengah atas. Pengawasan terpadu ini dilakukan kepada para seluruh siswa dan hasil pantauan tersebut sekalian diarahkan untuk mendapat pendidikan yang cocok sesuai bakatnya. Tes ujian sangat menentukan Untuk dapat menembus Universitas lokal saja bukan hal yang mudah, siswa harus belaksanakan tes ujian yang ketat dan lolos dengan nilai terbaik. Jika tidak berhasil lolos dalam tes ujian masuk, maka siswa akan dibebaskan kuliah di negeri lain sesuai kemampuan orangtua, termasuk mencari beasiswa. Biaya sekolah yang murah Biaya sekolah di Singapura relatif murah dan mendapatkan subsidi dari pemerintah. Biaya tersebut termasuk untuk penunjang kelancaran sekolah, transportasi, dan sebagainya. Pemerintah Singapura menegaskan bahwa keterbatasan ekonomi bukan menjadi alasan untuk tidak mampu bersekolah atau menimba ilmu. Please follow and like us Kelas Pintar adalah salah satu partner Kemendikbud yang menyediakan sistem pendukung edukasi di era digital yang menggunakan teknologi terkini untuk membantu murid dan guru dalam menciptakan praktik belajar mengajar terbaik. Related Topicspelajar internasionalPendidikan di SingapuraSingapuraSsistem pendidikan di Singapura You May Also Like
10 Adanya MEA memberikan dampak bagi kehidupan negara-negara yang ada di ASEAN. Bagi negara yang belum siap menghadapi adanya MEA, maka salah satu dampak yang mungkin terjadi adalah meningkatnya angka pengangguran. Upaya yang bisa dilakukan oleh Indonesia untuk mencegah dampak buruk yang ditimbulkan oleh adanya MEA tersebut
Salah satu faktor yang memajukan bangsa adalah pendidikan. Pendidikan jugalah yang menjadi pilar utama dalam membentuk kepribadian manusia. Pada era sekarang, di mana apa pun serba cepat, menuntut’ pendidikan untuk menjadi pengontrol. Hal ini dilakukan agar manusia tidak terjebak dengan derasnya arus kemajuan zaman. Dengan demikian, suatu bangsa akan semakin terpacu meningkatkan kualitas pendidikan negaranya masing-masing. Kualitas yang bagus, pengajar kompeten, fasilitas memadai, biaya terjangkau, dan didukung lingkungan kondusif. Negara-negara Asia terbukti memiliki anak-anak cerdas, salah satunya Singapura. Mengapa Singapura bisa memiliki anak-anak cerdas ya? Ini dia rahasianya! Foto Selain ekonomi, negara yang lambangnya Merlion ini juga maju di bidang pendidikan. Kualitas sistem pendidikannya tidak kalah dengan negara adidaya seperti Amerika Serikat lho. Buktinya, banyak warga Malaysia, India, Cina, juga Indonesia memilih Singapura sebagai tempat menimba ilmu. Suksesnya sektor pendidikan ini tentu menolong perkembangan ekonominya. Eits, kesuksesan ini tentu melalui proses ya. Di zaman Perang Dunia II, Singapura adalah pelabuhan kapal perang Inggris. Selama perang, banyak siswa yang putus sekolah. Nah, di tahun 1947, program pendidikan sepuluh tahun dirumuskan. Antara tahun 1950 dan 1960-an, ekonomi Singapura mulai merangkak maju. Kemudian, Singapura mengadopsi sistem pendidikan yang menyediakan tenaga kerja terampil untuk program industrialisasi. Juga, bermaksud untuk menekan angka pengangguran. Di tahun 1960 juga, kebijakan bilingualisme di sekolah resmi diperkenalkan. Pendidikan untuk anak-anak dari segala suku dan latar belakang pun terbentuk. Lalu, perekonomian pun mulai makmur di tahun 1980. Kemajuan ini membuat sistem pendidikan Singapura bergeser dari kuantitas menjadi kualitas. Kini sudah tumbuh menjadi salah satu negara ekonomi terbaik di dunia, baik pendidikan maupun pelatihan. Sempat menjadi koloni Inggris tahun 1819 menyadarkan Singapura bahwa mereka tidak memiliki apa-apa’. Apalagi jika dilihat dari segi sumber daya alam serta luas wilayah untuk memakmurkan negara. Oleh sebab itu, satu-satunya cara adalah membangun manusia dengan menciptakan pendidikan berkualitas dan berstandar internasional. Foto Faktor utama, pasti adalah tenaga pengajar yang berkualitas. Guru yang dipilih adalah murid terbaik saat SMA. Dulu sempat mengalami kesulitan ekonomi, sehingga kemampuan pekerja juga rendah. Nah, di tahun 1970 mulai bangkit dan pertumbuhan serta pergerakan berjalan cepat. Setelahnya, pengembangan teknologi menjadi canggih dan sistem pendidikan terjaga. Negara ini punya tujuan agar menjadi negara dengan sistem pendidikan kelas dunia. Sistemnya pun diubah, hafalan menjadi kreativitas. Sistem yang sangat cepat ini menggenjot sektor pendidikan untuk membantu pertumbuhan agar semakin cepat. Ruang kelas, perpustakaan, kantin, hingga tempat santai, semua disediakan dan ditata dengan apik. Foto Dari SD sampai kuliah, siswa sudah dipantau serta diarahkan untuk mendapat pendidikan yang cocok. Tidak semua warga Singapura layak/bebas masuk universitas di sana lho. Kamu harus melewati tes tertentu agar dapat menembus universitas setempat. Jika kamu tidak lolos ujian, maka akan dibebaskan kuliah di negeri lain sesuai kemampuan orangtua. Biaya sekolah di sana relatif murah. Biaya di luar uang sekolah seperti penunjang kelancaran sekolah, transportasi, dan sebagainya. Bagi yang kurang mampu secara finansial, disediakan beasiswa. Sehingga, keterbatasan ekonomi bukanlah alasan untuk menimba ilmu. Foto Dikarenakan warganya sedikit, banyak tenaga pengajar yang berasal dari luar Singapura. Jadi, bukan hanya kegiatan belajar-mengajar rutin di ruang kelas. Setiap bulannya akan ada pembicara tamu internasional yang membahas topik-topik baru di dunia. Selain itu, banyak disediakan seminar berkualitas dan gratis. Pemerintah tidak segan membayar mahal untuk pembicara yang bagus. Sekolah dan universitas juga tidak henti-hentinya melirik perkembangan pendidikan dunia. Dengan demikian, muncullah aliansi antara sekolah bisnis di Nanyang Technological University NTU dan Sloan School of Management di Massachusetts Institute of Technology. Apa itu aliansi? Ikatan antara dua negara atau lebih yang bertujuan menjalankan kegiatan agar lebih baik. Masing-masing fakultas bebas berkembang, sedangkan universitas berperan untuk memberi persetujuan. Kemudian, ditambah dengan adanya endownment fund dari pemerintah senilai 200 juta dolar Singapura. Tentu semua program berjalan lebih mulus, kan? Foto Pemerintah mengalokasikan dana yang begitu besar untuk pembangunan pendidikan. NTU, NUS, Singapore Management University membangun aliansi dengan Harvard, Wharton School, serta universitas kelas atas lainnya di AS. Ketiganya dibangun supaya punya standar internasional dan dapat diikuti oleh mahasiswa seluruh dunia. Well, secara tidak langsung, pemerintah juga menjadikan pendidikan sebagai bagian untuk mendapatkan devisa. Nah, kerjasama internasional pendidikan dilakukan dengan banyak negara, namun kiblatnya lebih ke arah AS karena cepat maju. Di negara seribu larangan ini, mahasiswa dapat kesempatan melakukan study tour dengan menjelajah dunia lho! Kalau mampu, bisa bayar sendiri, tapi tetap dengan subsidi universitas. Bagi yang tidak mampu, tetap ada beasiswa yang memungkinkan kamu tinggal di hotel sekelas JW Marriot lho! Jadi, tidak ada masalah pada fasilitas dan beasiswa. Mahasisnya hanya perlu menyediakan waktu dan menguatkan niat untuk belajar. Foto mdis Tidak hanya itu, pemerintah tidak hanya bersedia mendidik warganya, tapi juga merekrut calon peserta didik dari negara tetangga. Hal yang ditawarkan adalah beasiswa dan kesempatan kerja di Singapura. Jangan heran banyak warga Indonesia belajar di sana dengan fasilitas ongkos pesawat pulang-pergi saat liburan. Niat ini bukan sekadar menjadikan mereka sebagai tenaga di Singapura untuk ke depannya. Bagi mahasiswa yang kembali bekerja di negara asal, setidaknya bisa jadi orang yang kenal dan sayang pada negara tersebut. Dengan begitu, dapat memperluas jaringan Singapura di kemudian hari. Selain itu, dengan mengundang mahasiswa luar, pemerintah Singapura membuat warganya terbiasa bergaul secara internasional. Situasi multikultural pun sangat kental. Untuk kurikulum, departemen pendidikan setiap kali bekerja untuk melakukan evaluasi. Setiap perkembangan baru akan disisipkan pada silabus baru. Rutinnya evaluasi ini berdampak baik bagi perkembangan sektor pendidikan. Foto Beberapa hal yang menginspirasi dari sistem pendidikan di Singapura Mahasiswa dapat melakukan pendaftaran mata kuliah di internet. So, tidak perlu datang ke kampus untuk melakukan pengisian formulir rencana studi. Di sini, mungkin lebih dikenal dengan KRS Kartu Rencana Studi. Seluruh materi kuliah dapat diunduh dari internet dalam bentuk PDF. Mahasiswa akan diberi password untuk mata kuliah yang diambilnya. Sistem perkuliahannya adalah sistem belajar aktif. Dosen yang mengajar di depan kelas tidak terpaku pada buku. Lebih banyak diskusi kelompok yang akan memancing inisiatif dan mahasiswa berpikir kritis. Ruang laboratorium terbuka 24 jam dengan fasilitas komputer yang memadai. Akses masuk dilakukan dengan kartu dan password. Demikianlah rahasia mengapa anak-anak Singapura tumbuh cerdas. Bukan hanya menyediakan sarana dan prasarana yang baik, namun terus evaluasi dan memperbaharui dari tahun ke tahun. Bagaimana dengan pendidikan di Indonesia? Mungkin beberapa hal di atas sudah dilakukan. Namun, ada yang masih harus dibenahi dan terus dievaluasi agar kualitas pendidikan setara kelas dunia. Cheers! TN
Sebagaisalah satu wahana pembentuk karakter bangsa, sekolah adalah lokasi penting dimana para "Nation Builders" Indonesia diharapkan dapat berjuang membawa negara bersaing di kancah global. Terbatasnya akses pendidikan di Indonesia, terlebih lagi di daerah berujung kepada meningkatnya arus urbanisasi untuk mendapatkan akses ilmu yang lebih

Karna, Singapura termasuk satu dari sekian banyak negara dengan sistem pendidikan terbaik di dunia. Pencapaian itu menjadikan Singapura sebagai satu-satunya negara di Asia Tenggara yang memiliki kualitas pendidikan tinggi. Pendidikan adalah salah satu faktor penentu kemajuan suatu negara. Pendidikan yang baik akan menghasilkan bangsa yang baik pula. Singapura termasuk negara yang fokus pada sektor pendidikan untuk memajukan negaranya. Pendidikan di Singapura dimulai dari jenjang Kindergarten School sampai jenjang University. Sebagai negara terbaik di ASEAN dalam bidang pendidikan, banyak faktor penyebab kesuksesan sistem pendidikan Singapura. Faktor tersebut adalah fasilitas yang memadai, faktor biaya, dan faktor Contents1 Mengapa Singapura menjadi negara dengan sistem pendidikan terbaik di ASEAN?2 Apa itu pendidikan di Singapura?3 Bagaimana strategi pendidikan di Singapura?4 Apakah benar negara dengan sistem pendidikan terbaik di Asia Tenggara adalah Singapura?5 Negara apa yang memiliki sistem pendidikan terbaik di Asia Tenggara?6 Apakah Indonesia merupakan negara terbaik di bidang pendidikan dibandingkan dengan negara lain di Asia Tenggara?7 Berapa peringkat pendidikan Indonesia di dunia 2021?8 Bagaimana sistem pendidikan di Singapura?9 Manakah dari negara negara berikut yang memiliki sistem pendidikan terbaik di dunia?10 Negara manakah di ASEAN yang memiliki pertumbuhan pendidikan paling pesat?11 Kenapa Finlandia menjadi pendidikan terbaik di dunia?12 Negara terkaya di dunia Indonesia peringkat berapa?13 Bagaimana kualitas pendidikan di Indonesia saat ini?14 Pendidikan di Indonesia peringkat berapa?15 Pendidikan di Indonesia ada di peringkat berapa?16 Mengapa pendidikan di Indonesia masih tertinggal?17 Apa yang menyebabkan tingkat pendidikan di Indonesia masih rendah?18 Apa yang dimaksud dengan Pisa?19 Mengapa Singapura menjadi negara dengan sistem pendidikan terbaik di ASEAN? 20 Apa itu pendidikan di Singapura? 21 Bagaimana strategi pendidikan di Singapura? Mengapa Singapura menjadi negara dengan sistem pendidikan terbaik di ASEAN? Faktor lain yang menyebabkan singapura menjadi negara dengan sistem pendidikan terbaik di ASEAN adalah faktor pendidik. Proses penyaringan untuk menjadi guru sangat ketat dan calon guru yang di terima disesuaikan dengan jumlah guru yang diperlukan, sehingga semua calon guru tersebut pasti akan mendapatkan pekerjaan. Apa itu pendidikan di Singapura? Pendidikan di singapura Sistem pendidikan di singapura kurikulumnya ternyata tidak terlau berbeda dari pendidikan di indonesia. Mereka juga punya ujian nasional UN, bagi semua siswa setiap akan melanjutkan pendidikan kejenjang berikutnya. Wajib pendidikan di singapura berlangsung sepuluh tahun. Bagaimana strategi pendidikan di Singapura? STRATEGI PENDIDIKAN DI SINGAPURA Singapura mengaku tidak memiliki formula spesifik yang dapat menciptakan sebuah kesuksesan bagi sektor pendidikan karena hal tersebut hanya dapat diraih berdasarkan berbagai upaya jangka panjang yang berkelanjutan. Singapura memiliki tiga fase dalam mengembangkan strategi ipteknya, yaitu Apakah benar negara dengan sistem pendidikan terbaik di Asia Tenggara adalah Singapura? Namun, untuk kawasan Asia Tenggara, Singapura tetap yang terbaik dan menempati urutan pertama sebagai negara dengan sistem pendidikan paling baik. Negara apa yang memiliki sistem pendidikan terbaik di Asia Tenggara? Singapura Negara dengan sistem pendidikan terbaik di Asia Tenggara adalah Singapura. Apakah Indonesia merupakan negara terbaik di bidang pendidikan dibandingkan dengan negara lain di Asia Tenggara? Indonesia meraih satu peringkat lebih tinggi dari tahun 2020. Pada tahun ini, Indonesia ada di peringkat 55 dari 73 negara. Berapa peringkat pendidikan Indonesia di dunia 2021? Beradasarkan data yang dipublikasi oleh World Population Review, pada tahun 2021 lalu Indonesia masih berada di peringkat ke-54 dari total 78 negara yang masuk dalam pemeringkatan tingkat pendidikan dunia. Bagaimana sistem pendidikan di Singapura? Sistem Pendidikan di Singapura – Di Singapura, pendidikan wajib mencakup enam tahun sekolah dasar, empat tahun sekolah menengah, dan satu hingga tiga tahun sekolah pasca sekolah menengah. Prasekolah, yang disebut taman kanak-kanak, bersifat sukarela dan ditawarkan oleh Kementerian Pendidikan dan penyedia swasta. Manakah dari negara negara berikut yang memiliki sistem pendidikan terbaik di dunia? Melansir World Population Review, negara yang memiliki sistem pendidikan terbaik pada 2021 adalah Amerika Serikat. Negara ini menjadi rumah bagi banyak universitas ternama di dunia, seperti Harvard, Stanford, dan masih banyak lagi. Negara manakah di ASEAN yang memiliki pertumbuhan pendidikan paling pesat? Penjelasan Dengan skor 0,768, Singapura tidak hanya memiliki salah satu sistem pendidikan berkualitas terbaik di ASEAN, tapi juga dunia. Kenapa Finlandia menjadi pendidikan terbaik di dunia? Menurut data dari PISA, Finlandia menjadi satu-satunya negara yang dimana siswanya memiliki kemampuan literasi dan tingkat harapan hidup yang tinggi. Hal tersebut dikarenakan Finlandia memiliki kehidupan yang seimbang antara sekolah dan kegiatan sehari-hari. Di Finlandia juga siswa dibebaskan mengikuti beragam ekskul. Negara terkaya di dunia Indonesia peringkat berapa? 0000. JAKARTA, – Laman belakangan merilis data negara terkaya di wilayah Asia Tenggara. Dari 11 negara di Asia Tenggara, Indonesia berada di peringkat kelima negara terkaya di Asia Tenggara dengan pendapatan kotor per kapita sebesar dollar AS atau sekitar Rp59,29 juta. Bagaimana kualitas pendidikan di Indonesia saat ini? Menurut survei dari PERC Politic and Economic Risk Consultan, kualitas pendidikan di Indonesia berada pada urutan terakhir yaitu urutan ke-12 dari 12 negara di Asia. Salah satu yang menyebabkan kualitas pendidikan di Indonesia rendah adalah rendahnya kualitas guru. Pendidikan di Indonesia peringkat berapa? 4. Indonesia Nah yang ditunggu inilah posisi Indonesia di peringkat sistem pendidikan Asian yaitu pada urutan 55 dari 73 negara. Ini merupakan perubahan yang dari tahun sebelumnya 2020 memiliki satu peringkat lebih rendah dari tahun yang sekarang ini. Pendidikan di Indonesia ada di peringkat berapa? Thailand menempati dua peringkat lebih tinggi dari tahun 2020. Indonesia meraih satu peringkat lebih tinggi dari tahun 2020. Pada tahun 2021 ini, Indonesia ada di peringkat 55 dari 73 negara. Mengapa pendidikan di Indonesia masih tertinggal? Mengapa pendidikan di Indonesia tidak maju? Pendidikan yang belum merata disebabkan pembangunan yang masih belum merata ke seluruh daerah di Indonesia. Sedikitnya sekolah yang terdapat di daerah pedalaman dan sulitnya akses ke sekolah masih menjadi salah satu masalah yang harus diselesaikan pemerintah. Apa yang menyebabkan tingkat pendidikan di Indonesia masih rendah? Penyebab rendahnya masalah mutu pendidikan di Indonesia antara lain adalah masalah efektifitas, efisiensi dan standardisasi pengajaran. Pendidikan yang tidak merata pemerataan pendidikan tidak terjadi Rendahnya relevansi pendidikan dengan kebutuhan. Mahalnya biaya pendidikan. Apa yang dimaksud dengan Pisa? Program Penilaian Pelajar Internasional atau Bahasa Inggrisnya Program for International Student Assessment’ PISA adalah penilaian kelas dunia yang dilakukan setiap tiga tahun sekali untuk menguji kinerja akademik anak sekolah usia 15 tahun. Mengapa Singapura menjadi negara dengan sistem pendidikan terbaik di ASEAN? Faktor lain yang menyebabkan singapura menjadi negara dengan sistem pendidikan terbaik di ASEAN adalah faktor pendidik. Proses penyaringan untuk menjadi guru sangat ketat dan calon guru yang di terima disesuaikan dengan jumlah guru yang diperlukan, sehingga semua calon guru tersebut pasti akan mendapatkan pekerjaan. Apa itu pendidikan di Singapura? Pendidikan di singapura Sistem pendidikan di singapura kurikulumnya ternyata tidak terlau berbeda dari pendidikan di indonesia. Mereka juga punya ujian nasional UN, bagi semua siswa setiap akan melanjutkan pendidikan kejenjang berikutnya. Wajib pendidikan di singapura berlangsung sepuluh tahun. Bagaimana strategi pendidikan di Singapura? STRATEGI PENDIDIKAN DI SINGAPURA Singapura mengaku tidak memiliki formula spesifik yang dapat menciptakan sebuah kesuksesan bagi sektor pendidikan karena hal tersebut hanya dapat diraih berdasarkan berbagai upaya jangka panjang yang berkelanjutan. Singapura memiliki tiga fase dalam mengembangkan strategi ipteknya, yaitu

LevelKognitif: C5 (HOTS) 10. Adanya MEA memberikan dampak bagi kehidupan negara-negara yang ada di ASEAN. Bagi negara yang belum siap menghadapi adanya MEA, maka salah satu dampak yang mungkin terjadi adalah meningkatnya angka pengangguran. Upaya yang bisa dilakukan oleh Indonesia untuk mencegah dampak buruk yang ditimbulkan
- Singapura menjadi satu-satunya negara maju di Asia Tenggara. Singapura juga dikenal sebagai satu-satunya negara di Asia Tenggara yang tidak memiliki hasil tambang. Untuk memenuhi kebutuhannya ini, Singapura mengimpor hasil tambang dari beberapa negara. Julukan Macan Asia diberikan kepada Singapura, berkat kekuatan negara ini merupakan salah satu pusat perekenomian terbesar di Asia Tenggara. Bisa dikatakan jika majunya perekonomian Singapura menyebabkan negara ini menjadi salah satu negara maju di dunia. Singapura bisa menjadi negara maju walaupun sumber daya alamnya sedikit. Hal ini karena Singapura mengandalkan seluruh sektor ekonominya pada bidang industri dan jasa. Beberapa contoh di antaranya pariwisata, perbankan, serta elektronik. Dikutip dari World Bank, diperkirakan 17 persen penduduk Singapura bekerja di sektor industri. Sedangkan 12,4 persen penduduk lainnya bekerja di bidang jasa. Angka ini bisa terus bertambah seiring dengan pertumbuhan penduduk juga Tujuan dan Bentuk Kerja Sama ASEAN Bidang Ekonomi Lalu, mengapa Singapura bisa menjadi negara maju? Sektor industri dan jasa Mengutip dari buku Demokrasi di Era Covid-19 Isu, Persoalan dan Rekomendasi 2019 karya Warjio, Singapura bisa menjadi negara maju karena negara ini mampu mengembangkan kegiatan ekonominya, tanpa harus memiliki sumber daya tambang. Artinya Singapura benar-benar mengandalkan sektor industri dan jasa untuk meningkatkan penghasilan negara. Contoh jenis industrinya ialah pengalengan ikan, minuman kemasan, daging, buah, serta pengolahan kayu. Sedangkan pada sektor jasa, contohnya pariwisata dan perbankan. Alasan lain mengapa Singapura bisa menjadi negara maju ialah karena Sumber Daya Manusia SDM Singapura yang unggul serta memiliki keterampilan. Hal ini memungkinkan warga negara ini mengolah dan mengembangkan kegiatan ekonominya. Jalur transportasi perdagangan Singapura adalah satu-satunya negara yang miskin sumber daya alam di antara negara-negara anggota ASEAN lainnya. Namun angka indeks kualitas hidup penduduk Singapura menempati peringkat pertama di Asia serta termasuk negara terkaya ketiga di dunia.
PenjelasanAtas Tiap Gatra dalam Ketahanan Nasional. a. Unsur atau Gatra Penduduk 14 Penduduk suatu negara menentukan kekuatan atau ketahanan nasional negara yang bersangkutan, faktor yang berkaitan dengan penduduk negara meliputi dua hal berikut. Aspek kualitas mencakup tingkat pendidikan, keterampilan, etos kerja, dan kepribadian. Aspek
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Kajian Sistem Pendidikan SingapuraEvi DihantiWidyaiswara MadyaAbstractEducation not only be important in the life of every citizen individually, but collectively it is also important in the context of the life of the nation. Singapura countries in Southeast Asia that have been deemed to have a good quality of education. The evidence drawn from the approximately 80 thousand foreign students and the entry of the National University of Singapore NUS and Nanyang Technological University NTU in the rank in order 30 and 77 2008. At the same time, no single university in Indonesia is ranked 200 large. Development of education in Singapore were conducted to bring faculty from abroad, recruiting outstanding students in other countries, complete facilities and infrastructure particularly information technology and laboratory, and support political and economic conditions are stable. Issues of higher education in Singapore is the lack of courage to criticize the student government system that is less appreciated memegang peranan sangat penting dalam dinamika kehidupan suatu bangsa. Dapat dikatakan bahwa pendidikan adalah agen pembangunan dan agen perubahan. Tanpa pendidikan, tidak akan ada pembangunan, yang berarti tidak akan ada perubahan. Majunya pendidikan akan menunjukkan kemajuan suatu bangsa, begitu pula mundurnya pendidikan akan menjerumuskan bangsa kepada kebodohan dan kemiskinan. Kita lihat bahwa negara-negara maju, seperti negara-negara Eropa Barat, Jepang, atau Amerika Serikat, sangat kentara bahwa kemajuan mereka disokong oleh kemajuannya di bidang pendidikan. Sebaliknya, beberapa negara terbelakang di Asia atau Afrika, juga dapat dilihat dari rendahnya kualitas pendidikan di negara-negara tersebut. Begitu pula kondisi negara-negara berkembang, dinamika masyaraktnya dapat dilihat dari kualitas pendidikannya yang sedang berusaha bangkit agar sejajar dengan negara-negara pembangunan yang kita lihat di sekitar kita saat ini adalah salah satu buah yang kita petik dari apa yang dinamakan pendidikan. Kualitas bangsa kita saat ini lahir dari kualitas pendidikan kita di masa lalu. Kalau begitu, dapat kita garis bawahi bahwa pendidikan tidak hanya menjadi penting dalam kehidupan setiap warga negara secara individu, tetapi penting pula secara kolektif dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara. Memajukan pendidikan berarti sama dengan memajukan martabat bangsa agar sejajar dengan negara-negara maju perbandingan pendidikan merupakan salah satu cara untuk mengetahui berbagai aspek yang berhubungan dengan sistem pendidikan negara tertentu, terutama yang berhubungan dengan kelebihan yang terjadi pada sistem pendidikan suatu negara. Untuk itulah pada kesempatan kali ini penulis mencoba menguraikan menguraikan kondisi pendidikan di dunia saat ini sebagai bahan perbandingan dengan kondisi pendidikan di tanah air. Salah satu negara tetangga kita yang dianggap memiliki kualitas pendidikan yang cukup baik adalah Singapura. Jumlah mahasiswa dan pelajar asing yang belajar di negara jiran itu, saat ini mencapai sekitar 80 ribu orang, bisa dibilang, sudah menjadi indikator kemajuan ekonominya. Ada yang memperkirakan, hanya dari sektor pendidikan saja, setiap tahunnya Pemerintah Singapura mendapatkan pemasukan sekitar Rp 4 triliun. Tak heran, Singapura begitu gencar berpromosi ke mancanegara lewat lembaga Singapura Education Service Centre SESC. Selain itu, lembaga pendidikan tinggi di negara yang tergolong kecil mungil ini telah diakui dunia. Lembaga pemeringkat perguruan tinggi dunia THE-QS WORLD UNIVERSITY RANKINGS 2008 menempatkan dua perguruan tinggi Singapura, yaitu National University of Singapore NUS dan Nanyang Technological University NTU pada peringkat secara berurut 30 dan 77. Di saat yang sama, tidak ada perguruan tinggi Indonesia yang bahkan masuk peringkat 200 besar sekalipun. Makalah sederhana ini disusun untuk mengetahui sistem pendidikan di Singapura secara lebih mendalam. Sistem informasinya disusun berdasarkan kajian pustaka dari berbagai sumber yang relevan. Mengingat terbatasnya infomasi yang penyusun peroleh, makalah ini masih perlu sumbangan dan saran pemikiran pembaca untuk melengkapinya, terutama dari dosen pembina mata kuliah Perbandingan Sistem Pendidikan. Namun demikian penulis telah berusaha untuk menyajikan makalah ini semaksimal mungkin sehingga diharapkan dapat menambah informasi terkait perbandingan sistem pendidikan dunia dewasa PembahasanPembahasan makalah ini difokuskan pada beberapa hal sebagai berikut sejarah berdirinya negara ideologi dan filsafat pendidikan sistem pendidikan Singapura sistem pendidikan Singapura dengan negara pendidikan Singapura pembahasan situasi pendidikan dunia dalam makalah ini adalah sebagai berikut mampu memahami sejarah berdirinya negara mampu memahami ideologi dan filsafat pendidikan mampu memahami sistem pendidikan mampu membandingkan sistem pendidikan Singapura dengan negara mampu memahami isu-isu pendidikan SingapuraSingapura, secara resmi bernama Republik Singapura, adalah sebuah negara kota yang terletak di ujung selatan Semenanjung Malaysia, sejauh 137 kilometer utara khatulistiwa, di selatan negara bagian Johor Malaysia dan di sebelah utara Kepulauan Riau di Indonesia. Di 710,2 km2, Singapura adalah sebuah microstate dan negara terkecil di Asia Tenggara. Negara ini secara substansi lebih besar dari Monako dan Vatikan permukiman Eropa, pulau yang kini dikenal sebagai Singapura adalah tempat dari sebuah desa nelayan Melayu di mulut sungai Singapura. Beberapa ratus orang pribumi dengan sebutan Orang Laut juga tinggal di sepanjang pantai di dekatnya. Pada tahun 1819, British East India Company, yang dipimpin oleh Sir Stamford Raffles, mendirikan pos perdagangan di pulau itu, yang digunakan sebagai pelabuhan rempah-rempah di sepanjang rute. Singapura menjadi salah satu pusat perdagangan dan militer paling penting bagi Kerajaan Inggris, dan penghubung kekuasaan Inggris di Asia Perang Dunia Kedua, Singapura diduduki oleh Jepang. Singapura kembali ke pemerintahan Inggris pada tahun 1945, segera setelah perang usai. Delapan belas tahun kemudian, pada tahun 1963, Singapura telah mencapai kemerdekaan dari Britania, dan kemudian bergabung dengan Malaya, Sabah, dan Sarawak untuk membentuk Malaysia. Namun, penggabungan ini tidak berhasil, dan kurang dari dua tahun kemudian, ia memisahkan diri dari federasi dan menjadi republik merdeka pada tanggal 9 Agustus 1965. Kemudian Singapura masuk menjadi anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa pada tanggal 21 September tahun itu. Sejak kemerdekaan, standar hidup penduduk Singapura telah meningkat secara dramatis. Investasi asing telah membuat perekonomian difokuskan pada industri, Pendidikan, dan perencanaan kota. Singapura adalah negara terkaya ke-5 di dunia dalam hal PDB per kapita. Pada bulan Januari 2009, cadangan dollar sebanyak US $ miliar. Pada tahun 2009, Economist Intelligence Unit mendudukkan Singapura pada peringkat kesepuluh kota paling mahal di dunia-ketiga di Asia, setelah Tokyo dan Osaka. Cost of Living Survey, oleh perusahaan konsultan Mercer, memberi peringkat kesepuluh sebagai kota paling mahal untuk hidup bagi Singapura termasuk non-penduduk adalah sekitar juta. Singapura sangat kosmopolitan dan beragam dengan orang-orang Cina membentuk etnis mayoritas dengan populasi besar Melayu, India dan etnis lain. Inggris, Melayu, Tamil, dan Cina merupakan bahasa resmi. Singapura adalah republik parlementer, dan Konstitusi Singapura menetapkan demokrasi perwakilan sebagai sistem politik nasional. People's Action Party PAP mendominasi proses politik dan telah memenangkan kontrol parlemen dalam setiap pemilihan sejak pemerintahan sendiri pada adalah sebuah demokrasi parlementer dengan sistem pemerintahan Westminster unikameral. Sebagian besar kekuasaan terletak di eksekutif dengan kabinet dipimpin oleh perdana menteri, saat ini adalah Mr Lee Hsien Loong. Presiden Singapura, secara historis hanya sebagai lambang negara, namun diberikan hak veto sejak tahun 1991 untuk beberapa keputusan penting seperti penggunaan cadangan nasional dan penunjukan posisi peradilan. Pemilihan anggota parlemen di Singapura berbasis keberagaman untuk mewakili kelompok pemilih. Anggota parlemen terpilih bertindak sebagai jembatan antara masyarakat dan pemerintah dengan memastikan bahwa kepentingan konstituen didengar. Parlemen yang sekarang memiliki 94 anggota yang terdiri dari 84 dipilih, dan sisanya ditunjuk. PAP telah menjadi partai yang berkuasa di Singapura sejak pemerintahan Singapura berdiri. Terdapat beberapa partai oposisi di Singapura, yang paling menonjol adalah Partai Buruh Singapura, Partai Demokrat Singapura SDP dan Aliansi Demokratik Singapura SDA. Economist Intelligence Unit menggambarkan Singapura sebagai "hibrida rezim" percampuran antara sistem demokratis dengan elemen-elemen otoriter. PeringkatFreedom House negara ini diistilahkan sebagai "sebagian bebas". Walaupun pemilihan umum yang bebas dari penyimpangan dan kecurangan suara, PAP telah dikritik karena dianggap memanipulasi sistem politik melalui penggunaan sensor dan pencemaran nama baik terhadap politisi telah sukses menerapkan ekonomi pasar. Pemerintah-dunia usaha mendominasi berbagai sektor ekonomi lokal, seperti media, utilitas, dan transportasi umum. Singapura secara konsisten dinilai sebagai negara yang paling tidak korup di Asia dan di antara sepuluh di dunia yang paling bebas dari korupsi oleh Transparency undang-undang Singapura yang diwarisi dari hukum Inggris, dan menyertakan banyak elemen-elemen hukum umum Inggris, pemerintah juga memilih untuk tidak mengikuti beberapa elemen nilai-nilai demokrasi liberal. Tidak ada juri pengadilan dan ada hukum yang membatasi kebebasan berbicara yang dapat berkembang pada arah ketidakharmonisan di Singapura yang masyarakatnya multiras dan multiagama. Kegiatan kriminal sering dihukum dengan hukuman yang berat termasuk denda atau hukuman cambuk dan ada undang-undang yang memungkinkan hukuman mati di Singapura untuk pembunuhan tigat pertama dan perdagangan narkoba. Pemerintah Singapura berpendapat bahwa Singapura memiliki hak kedaulatan untuk menentukan sistem peradilan sendiri dan menerapkan apa yang dilihatnya sebagai hukuman yang tepat, termasuk hukuman mati untuk kejahatan yang paling statistik pemerintah, penduduk Singapura pada tahun 2009 adalah juta. Bahasa Cina dituturkan oleh hamper 74,2% penduduk Singapura, Melayu 13,4%, India 9,2%, sedangkan Indo, Arab dan kelompok-kelompok lain dibentuk 3,2%. Pada tahun 2006 angka kelahiran kasar hanya 10,1 per 1000, tingkat yang sangat rendah dikaitkan dengan kebijakan pengendalian kelahiran, dan angka kematian kasar juga salah satu yang terendah di dunia pada 4,3 per 1000. Pertumbuhan penduduk total adalah 4,4% dengan pertumbuhan penduduk Singapura 1,8%. Singapura adalah Negara merdeka kedua paling padat penduduknya di dunia setelah Monako. Pada tahun 1957, penduduk Singapura adalah sekitar juta, dengan tingkat kelahiran yang relatif tinggi. Menyadari negaranya memiliki sumber daya alam yang terbatas dan wilayahnya kecil, pemerintah memperkenalkan kebijakan pengendalian kelahiran pada akhir tahun 1960-an. Pada akhir 1990-an, penduduk tua, dengan lebih sedikit orang yang memasuki pasar kerja dan kekurangan pekerja terampil. Kemudian seiring dengan menurunnya tingkat kelahiran, pemerintah Singapura membuat pembalikan kebijakan yang dramatis. Pemerintah Singapura memperkenalkan sebuah skema "bonus bayi" pada tahun 2001 disempurnakan pada bulan Agustus 2004 yang mendorong pasangan untuk memiliki anak lagi. Pada tahun 2008, total tingkat kesuburan hanya 1,28 anak per perempuan, ke-3 terendah di dunia dan di bawah 2,10 yang diperlukan untuk menggantikan populasi. Pada tahun 2008, bayi dilahirkan, dibandingkan dengan sekitar pada tahun 2005. Jumlah ini, bagaimanapun, tidak cukup untuk mempertahankan pertumbuhan penduduk. Untuk mengatasi masalah ini, pemerintah mendorong orang asing untuk berimigrasi ke Singapura. Jumlah besar imigran ini telah membuat penduduk Singapura terus adalah sebuah negara multi-agama. Menurut Statistik Singapura, sekitar 51% dari penduduk Singapura tidak termasuk sejumlah besar pengunjung dan pekerja migran mempraktikkan ajaran Buddhisme dan Taoisme. Muslim merupakan 15% dari jumlah penduduk, di antaranya berasal dari ras Melayu, India Muslim, dan Cina Muslim. Sekitar 14%, sebagian besar merupakan ras Cina, Indo, dan India, menganut kekristenan- termasuk Katolik, Protestan dan denominasi lain. Agama di Singapura Agama Persentase Tidak beragama Kekristenan 1 2 3 Lihat Pendidikan Selengkapnya
Salahsatu faktor kesuksesan dinasti abbasiyah dalam mengembangkan ilmu pengetahuan adalah dengan banyaknya ilmuan muslim pada zaman tersebut yang memberikan kontribusi besar terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, sekaligus kepada pendidikan Islam diantaranya adalah Ibnu Sina, Ibnu Rusyd, al-Kindi, Ibnu Haytham, al-Rhazi dan lainya di
- Singapura merupakan salah satu negara tetangga paling dekat dengan Indonesia. Namun demikian, sistem pendidikan di Singapura bisa dibilang berhasil dan patut diacungi jempol. Kualitas pendidikan di Singapura ini bisa dilihat dari hasil pemeringkatan lembaga internasional yang menyebut universitas di negara tersebut mendapat peringkat bagus. Sebagai contoh, Universitas Nasional Singapura berhasil menduduki peringkat tertinggi sebagai universitas terbaik se-Asia bahkan masuk dalam top universitas di dunia. Negara kecil ini juga menjadi salah satu negara maju yang berperan dalam perkembangan ekonomi industri modern. Sistem pendidikan Singapura mencuri perhatian dunia karena dianggap memiliki model pembelajaran terbaik secara global. Baca juga Pakar UGM Bagikan 4 Cara Menjaga Jantung Tetap SehatMerangkum dari laman konsultan pendidikan di luar negeri Ican Education, Sabtu 13/11/2021, sejak awal perkembangan Singapura, pemerintah terus memperhatikan bidang pendidikan sebagai bagian dari pembangunan ekonomi. Bermula dari adanya siswa berprestasi tinggi pada tingkat internasional dalam program OECD terkait Penilaian Siswa Internasional, atau terkenal dengan istilah PISA. Model pembelajaran di Singapura Perlu diketahui juga bahwa Singapura juga masuk dalam daftar negara top dunia dalam bidang matematika, sains. Sehingga negara Singapura sejajar dengan negara lain seperti Kanada, Finlandia, Irlandia, dan Estonia. Dalam model pembelajarannya, Singapura tidak lepas dari hal-hal positif berikut ini 1. Pendidikan adalah ekosistem Setelah merdeka dari Inggris, Singapura masuk dalam deretan negara terkaya. Bahkan kekayaannya mengungguli beberapa negara di Asia, Amerika utara, dan Eropa. Sehingga layak menjadikan Singapura sebagai pemimpin sektor pendidikan. Baca juga 5 Prospek Kerja Jurusan Komputerisasi Akuntansi
TantanganTantangan Pendidikan di Abad ke-21. Arus globalisasi sudah berjalan dan tidak bisa dihindari oleh siapapun di dunia, karena jumlah penduduk yang kian membesar dan kini sudah mencapai jumlah yang jauh melampaui batas tertinggi penghuni dunia. Oleh sebab itu, sudah sangat biasa di abad ke-21 ini, bahwa sebuah negara membutuhkan negara
Source Sistem Pendidikan yang Terstruktur dan Terencana Salah satu faktor yang mendukung kemajuan pendidikan di Singapura adalah sistem pendidikan yang terstruktur dan terencana. Perlu diketahui bahwa Singapura telah mengalami banyak perubahan dalam sistem pendidikannya. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa siswa mendapatkan pendidikan yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan zaman. Oleh karena itu, peran pemerintah dalam mengatur dan memperbaharui sistem pendidikan sangatlah penting. Pemerintah Singapura memberikan perhatian yang besar pada pengembangan sistem pendidikan yang terstruktur dan terencana. Hal ini dilakukan untuk memberikan kesempatan yang sama bagi semua siswa untuk meraih kesuksesan dalam bidang pendidikan. Mereka memperkenalkan sistem pendidikan yang terstruktur dan terencana sejak dini, dimulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah atas. Salah satu contohnya adalah dengan memperkenalkan kurikulum yang terintegrasi yang mengajarkan konsep dasar dari mata pelajaran yang berbeda. Selain itu, pemerintah juga menyediakan fasilitas pendukung yang memadai untuk mengoptimalkan proses belajar mengajar. Persiapan dalam menghadapi proses belajar juga sangat penting bagi siswa. Ini adalah bagian dari sistem pendidikan yang terstruktur dan terencana. Sebelum memulai proses belajar, siswa harus mempersiapkan diri dengan membaca bahan ajar terlebih dahulu. Memberi kesempatan bagi siswa untuk membekali dirinya dengan materi-materi yang dibutuhkan, sebagai persiapan dalam menghadapi proses belajar. Struktur pembelajaran harus terencana sesuai dengan pola belajar yang diikuti, baik yang bersifat individual maupun kelompok. Sistem pembelajaran di Singapura menekankan pada pengembangan kemampuan berpikir kreatif, kritis dan secara mandiri. Hal ini merupakan bentuk dari analisis dan aplikasi dari materi yang telah dipelajari. Siswa juga akan dibekali dengan keterampilan yang diperlukan untuk merespon perubahan dari lingkungan yang begitu dinamis saat ini. Tidak hanya pemerintah saja yang terlibat dalam sistem pendidikan yang terstruktur dan terencana, tapi juga institusi pendidikan. Institut pendidikan harus memiliki struktur organisasi yang cukup baik dalam hal organisasi akademik, administrasi, dan sarana dan prasarana. Dari sinilah, aspek-aspek organisasi menjadi penting dalam sistem pendidikan yang terstruktur dan terencana. Tujuannya adalah untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan efektif untuk siswa. Teknologi juga menjadi bagian integral dari sistem pendidikan yang terstruktur dan terencana. Pemerintah Singapura telah mengintegrasikan teknologi dalam proses pembelajaran untuk melengkapi visi pendidikan mereka. Teknologi ini digunakan untuk mendukung pembelajaran yang lebih interaktif, efektif, dan dapat diakses secara online. Dengan cara ini, siswa akan lebih terlibat dalam proses belajar mereka dan memiliki akses ke sumber daya pendukung yang memadai. Dalam membangun sistem pendidikan yang terstruktur dan terencana, kolaborasi antara pemerintah dan institusi pendidikan menjadi kunci keberhasilannya. Kolaborasi ini melibatkan pihak yang terlibat dalam proses belajar mengajar seperti guru, siswa dan orang tua. Mereka harus kompak bekerjasama dalam membangun sistem pendidikan yang efektif dan relevan dengan kebutuhan zaman. Secara keseluruhan, sistem pendidikan yang terstruktur dan terencana adalah suatu hal yang sangat penting dalam kemajuan pendidikan di Singapura. Pemerintah dan institusi pendidikan bekerja sama dalam membangun sistem pendidikan yang berkualitas untuk siswa. Kolaborasi antara keduanya menjadi faktor utama kesuksesan dalam pembangunan sistem pendidikan yang terstruktur dan terencana. Ini membuka peluang yang lebih besar bagi siswa untuk mengembangkan diri mereka dalam menghadapi perubahan masa depan. Fokus pada Pengembangan Keterampilan dan Bakat Individu Salah satu faktor yang mendukung kemajuan pendidikan di Singapura adalah fokus pada pengembangan keterampilan dan bakat individu. Singapura memiliki program pendidikan yang sangat beragam yang mencakup berbagai jenis keterampilan, termasuk keterampilan teknis dan non-teknis. Program ini memungkinkan siswa untuk mengeksplorasi bakat dan minat mereka dan mengembangkan keterampilan yang kemudian dapat membuka jalan bagi karir yang sukses di masa depan. Pentingnya pengembangan keterampilan dan bakat individu di Singapura tercermin dalam dukungan pemerintah yang kuat dan program pelatihan intensive yang disediakan di seluruh negeri. Ada banyak pusat pelatihan dan institusi pendidikan di Singapura yang menawarkan pelatihan profesional, seperti kursus pelatihan teknis, keterampilan kepemimpinan, keterampilan bisnis, dan banyak lagi. Semua program ini dirancang untuk membantu siswa mengembangkan keterampilan yang diperlukan untuk sukses di dunia kerja dan membuka jalan bagi karir yang sukses. Di Singapura, pengembangan keterampilan dan bakat individu dimulai sejak usia dini. Dalam pendidikan anak usia dini dan prasekolah, pendekatan yang berorientasi pada keterampilan dan bakat individu diadopsi untuk membantu anak-anak mengenali bakat dan minat mereka sejak dini. Dalam hal ini, program pendidikan di Singapura menawarkan banyak kesempatan bagi siswa untuk memilih mata pelajaran yang sesuai dengan minat dan bakat mereka. Ini membantu siswa untuk mengembangkan keterampilan tertentu yang dapat mereka kembangkan secara lebih lanjut seiring berjalannya waktu. Fokus pada pengembangan keterampilan dan bakat individu tidak hanya memberikan manfaat bagi siswa, tetapi juga bagi ekonomi. Dengan mengembangkan keterampilan dan bakat individu, ini membantu menciptakan pasar tenaga kerja yang berkualitas tinggi dan kompetitif. Ini membantu memastikan bahwa Singapura tetap pada jalur yang benar untuk mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan dan menjadi pusat kreativitas dan inovasi di Asia. Adapun jenis keterampilan yang dikembangkan oleh pendidikan di Singapura, ini mencakup keterampilan teknis dan non-teknis. Keterampilan teknis mencakup pengembangan keterampilan teknologi, keterampilan lingkungan, dan keterampilan kesehatan. Biasanya, keterampilan teknis mengarah pada pekerjaan tertentu dan membantu siswa mempersiapkan diri untuk karir yang spesifik. Di sisi lain, keterampilan non-teknis mencakup keterampilan sosial, keterampilan komunikasi, keterampilan kepemimpinan, dan keterampilan kreatif. Ini membantu siswa mengembangkan kemampuan untuk berpikir kritis, melakukan hubungan interpersonal yang baik, serta menunjukkan rasa inisiatif dan kreativitas dalam memecahkan masalah. Keterampilan non-teknis sangat penting untuk semua karir, karena mereka memungkinkan siswa untuk berhubungan dengan orang lain dengan cara yang efektif dan membuat keputusan yang benar untuk masa depan mereka. Kemampuan siswa untuk mengembangkan keterampilan dan bakat individu mereka di Singapura membantu mereka mempersiapkan diri secara keseluruhan untuk masa depan yang sukses dan bermanfaat bagi masyarakat, ekonomi, dan lingkungan. Selain itu, dengan mempromosikan pengembangan keterampilan dan bakat individu, Singapura memperkuat posisinya sebagai pusat pendidikan yang berkualitas tinggi dan memberikan panutan bagi negara-negara lain di seluruh dunia. Investasi yang Signifikan pada Infrastruktur Pendidikan Bukan rahasia bahwa Singapura memiliki satu sistem pendidikan terbaik di seluruh dunia. Salah satu faktor yang memengaruhi kemajuan pendidikan di Singapura adalah investasi yang signifikan pada infrastruktur pendidikan. Salah satu langkah penting yang diambil oleh pemerintah adalah meningkatkan dan memperluas fasilitas pendidikan di seluruh negeri. Mereka terus menginvestasikan anggaran besar untuk membangun lebih banyak sekolah dan universitas yang berkualitas tinggi, serta memperkuat sarana dan prasarana pendidikan yang ada. Hal ini terbukti berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi Singapura dan peningkatan kualitas SDM. Anggaran pemerintah untuk pendidikan bertambah setiap tahunnya, dan ini membantu menciptakan kondisi di mana setiap orang, terlepas dari latar belakang mereka, dapat mengakses pendidikan dompet-friendly. Dalam beberapa tahun terakhir, batas kualifikasi pendidikan publik memiliki batas ke bawah, yaitu kelompok usia 16-18 tahun. Pemerintah telah menyediakan dana untuk mengembangkan program pendidikan vokasional yang terjangkau dan berkualitas untuk pengangguran dan orang dewasa yang ingin memperoleh keterampilan pekerjaan tingkat rendah. Investasi pada teknologi pendidikan juga memainkan peran besar dalam kemajuan pendidikan di Singapura. Pemerintah telah membangun infrastruktur teknologi pendidikan yang modern dan memberikan akses gratis terhadap sumber daya pendidikan di semua tingkatan. Siswa dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka melalui program e-learning dan pengajaran online. Selain itu, pemerintah juga telah membangun ruang kelas yang interaktif dan menyediakan layanan pendukung pada guru, dengan memperluas pelatihan dan pendidikan lanjutan sebagai bagian dari tindakan pemerintah untuk memperkuat kualitas pendidikan dan mempertahankan posisi Singapura sebagai pusat edukasi global. Tidak hanya itu, pemerintah Singapura membuka banyak kesempatan beasiswa dan pinjaman untuk siswa dari semua lapisan masyarakat. Dalam hal ini, calon pelajar miskin dan siswa berprestasi tetap memiliki kesempatan yang sama untuk meneruskan pendidikan ke universitas. Ini membantu mewujudkan visi negara untuk meningkatkan potensi pendidikan negara dan menjadikan Singapura sebagai pusat edukasi internasional. Terakhir, salah satu kebijakan penting yang diambil oleh pemerintah adalah menjadikan pendidikan sebagai prioritas nasional, dengan mengalokasikan anggaran yang cukup pada program pendidikan. Pemerintah memfokuskan upaya pada peningkatan kualitas guru dan membangun kurikulum yang lebih baik. Selain itu, mereka juga memperkenalkan kurikulum yang lebih berorientasi pada keterampilan yang diperlukan untuk karir masa depan, sebagai langkah untuk memposisikan diri sebagai pusat ilmu pengetahuan dan teknologi dunia. Sebagai contoh, program pengembangan keterampilan teknologi informasi telah diperkenalkan pada kurikulum nasional kepada siswa rentang umur 8-16 tahun. Secara keseluruhan, investasi yang signifikan pada infrastruktur pendidikan merupakan faktor penting untuk kemajuan pendidikan di Singapura. Investasi ini membantu memperkuat sarana dan prasarana pendidikan, meningkatkan kualitas guru dan siswa dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di negara tersebut. Lingkungan Pendidikan yang Berorientasi pada Inovasi dan Teknologi Salah satu faktor yang mendukung kemajuan pendidikan di Singapura adalah lingkungan pendidikan yang berorientasi pada inovasi dan teknologi. Hal ini membuat Singapura menjadi salah satu negara dengan sistem pendidikan terbaik di dunia. Singapura memiliki lingkungan pendidikan yang sangat serius dan canggih dalam mengembangkan inovasi dan teknologi. Mereka memiliki program pembelajaran yang selalu mengikuti perkembangan teknologi terkini, baik dalam pola pembelajaran, materi pembelajaran, sebagai sarana pendukung pembelajaran dan sarana penunjang lainnya. Singapura memiliki program pembelajaran yang mengacu kepada keterampilan global, melakukan inovasi inovasi berkualitas, dan aplikasi teknologi terbaru pada setiap mata pelajaran, baik itu matematika, sains, bahasa, maupun seni. Mereka menyadari bahwa cara belajar yang diasuh oleh guru di lembaga yang terlibat dalam pendidikan pun harus beradaptasi dengan perkembangan teknologi terkini. Program pembelajaran di Singapura selalu menekankan pada penggunaan teknologi dalam belajar dan praktikum, pada barang yang digunakan, pada metode pengajaran, dan lain-lain yang serba digital di dalam pembelajaran. Mereka juga menekankan pada pemanfaatan data base yang berkaitan pada materi pelajaran dengan mendigitalisasi buku pelajaran pada eksekutif trading Singapura. Mereka memanfaatkan platform online untuk mengakses informasi terbaru pada materi pelajaran, memberikan tugas secara daring, dan menguji kemampuan peserta didik melalui tes online di mana saja melalui akses internet. Singapura juga memiliki lingkungan pendidikan yang inklusif yang memungkinkan siswa dari berbagai latar belakang sosial-ekonomi dan agama dilibatkan dalam pembelajaran secara serentak. Hal ini terlihat pada pembangunan sekolah atau kampus yang inklusif terutama bagi siswa yang kurang mampu, bahkan mereka-memberikan beasiswa kepada siswa-siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu. Selain itu, program pendidikan ini juga mengembangkan inovasi dan aplikasi teknologi dalam pendidikan khusus sehingga tidak ada siswa yang tertinggal dalam hal pembelajaran teknologi Dalam rangka untuk memperkuat kegiatan pembelajaran, sistem perguruan tinggi di Singapura juga terus berinovasi dengan menyesuaikan teknologi-teknologi terbaru dengan mengintegrasikan pemeriksaan sistematis pada luring dan daring offline-onlite. Sistem online ini memungkinkan siswa untuk mengakses informasi dan materi pelajaran terbaru serta mendapatkan bimbingan dari pengajar ketika mereka sedang melaksanakan tugas atau mengerjakan soal-soal di rumah. Lingkungan pendidikan yang berorientasi pada inovasi dan teknologi yang dimiliki oleh Singapura memungkinkan mereka untuk melahirkan generasi yang inovatif dan berdaya saing tinggi, sehingga mereka mampu bersaing di pasar kerja global. Pembangunan dan pemenuhan kebutuhan modal manusia merupakan investasi besar bagi pertumbuhan ekonomi dunia. Oleh karena itu, Indonesia juga seharusnya memperhatikan dan mengadopsi lingkungan pendidikan berorientasi inovasi dan teknologi ini. Indonesia sebagai negara dengan potensi penduduk yang berjumlah lebih dari 270 juta jiwa harus meningkatkan kualitas pendidikan agar mampu bersaing di kancah global. Dengan berusaha mengadopsi dan menerapkan metode pembelajaran yang inovatif dan terus berinovasi dengan perkembangan teknologi, akan menjadi modal besar untuk negara dalam menciptakan karya-karya yang inovatif dan mendunia. Kemitraan yang Erat antara Pemerintah, Sekolah, dan Masyarakat Salah satu faktor yang mendukung kemajuan pendidikan di Singapura adalah adanya kemitraan yang erat antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat. Hal ini juga terjadi di Indonesia, di mana pemerintah, sekolah, dan masyarakat bekerja sama untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif dan berkualitas. Di Indonesia, kemitraan antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat diwujudkan dalam berbagai bentuk. Salah satu bentuknya adalah program Pendidikan dan Pelatihan Kepala Sekolah P2KS dan Pendidikan dan Pelatihan Pengawas Sekolah P2PS yang diadakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Kemdikbud. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas kepala sekolah dan pengawas sekolah di Indonesia. Selain program P2KS dan P2PS, kemitraan antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat juga diwujudkan melalui program Sekolah Ramah Anak SRA yang merupakan program dari Kemdikbud yang bertujuan untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman bagi anak-anak. Program ini melibatkan orang tua, guru, staff sekolah, dan masyarakat sekitar dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif bagi anak-anak. Kemitraan antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat juga diwujudkan melalui program Pendidikan Karakter PK yang merupakan program dari Kemdikbud untuk meningkatkan karakter siswa di Indonesia. Program ini melibatkan orang tua, guru, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi siswa. Selain program-program di atas, kemitraan antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat juga dapat dilihat melalui partisipasi orang tua dalam kegiatan sekolah. Orang tua di Indonesia sering diundang untuk mengikuti pertemuan dengan guru dan staff sekolah untuk membahas kemajuan anak-anak di sekolah. Hal ini penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif untuk anak-anak. Dengan adanya kemitraan antara orang tua, guru, dan staff sekolah, maka permasalahan yang dihadapi siswa dapat diatasi bersama-sama. Di Indonesia, kemitraan antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat juga diwujudkan melalui kegiatan-kegiatan sosial. Banyak sekolah di Indonesia yang mengadakan kegiatan-kegiatan sosial, seperti bakti sosial, donor darah, dan kegiatan-kegiatan lainnya yang melibatkan masyarakat sekitar. Hal ini merupakan bukti bahwa sekolah sebagai lembaga pendidikan tidak lepas dari lingkungan sekitarnya. Dengan adanya kemitraan yang erat antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat di Indonesia, maka lingkungan pendidikan yang kondusif dan berkualitas dapat tercipta. Hal ini sangat penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Kemitraan yang erat ini juga merupakan bukti bahwa pendidikan bukan hanya tanggung jawab dari pemerintah atau sekolah saja, tapi merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat.
.
  • rep96qkb6a.pages.dev/516
  • rep96qkb6a.pages.dev/339
  • rep96qkb6a.pages.dev/271
  • rep96qkb6a.pages.dev/619
  • rep96qkb6a.pages.dev/798
  • rep96qkb6a.pages.dev/991
  • rep96qkb6a.pages.dev/905
  • rep96qkb6a.pages.dev/134
  • rep96qkb6a.pages.dev/373
  • rep96qkb6a.pages.dev/395
  • rep96qkb6a.pages.dev/630
  • rep96qkb6a.pages.dev/116
  • rep96qkb6a.pages.dev/294
  • rep96qkb6a.pages.dev/335
  • rep96qkb6a.pages.dev/192
  • salah satu faktor yang mendukung kemajuan pendidikan di singapura adalah